Aki Yuasa Pafecta untuk Mobil | PT. Santi Yoga

Hasil Pencarian :
- Tipe Produk : Pafecta
- Tipe Kendaraan : Mobil
Halaman 1 dari 3, menampilkan 12 produk dari total 33 produk
DIN-67018
Pafecta

DIN-67018

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 170 AH
Dimensi Panjang : 513 mm
Dimensi Tinggi : 195 mm
Berat : 29.1 KG
CCA : 945
DIN-60038
Pafecta

DIN-60038

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 100 AH
Dimensi Panjang : 381 mm
Dimensi Tinggi : 190 mm
Berat : 15.55 KG
CCA : 620
DIN-58024
Pafecta

DIN-58024

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 80 AH
Dimensi Panjang : 301 mm
Dimensi Tinggi : 190 mm
Berat : 11.33 KG
CCA : 520
DIN-55559
Pafecta

DIN-55559

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 55 AH
Dimensi Panjang : 247 mm
Dimensi Tinggi : 190 mm
Berat : 9.88 KG
CCA : 390
95D31L
Pafecta

95D31L

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 80 AH
Dimensi Panjang : 305 mm
Dimensi Tinggi : 202 mm
Berat : 14.93 KG
CCA : 600
95D31R
Pafecta

95D31R

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 80 AH
Dimensi Panjang : 305 mm
Dimensi Tinggi : 202 mm
Berat : 14.93 KG
CCA : 600
80D26L
Pafecta

80D26L

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 70 AH
Dimensi Panjang : 260 mm
Dimensi Tinggi : 202 mm
Berat : 12.07 KG
CCA : 500
55D23L
Pafecta

55D23L

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 60 AH
Dimensi Panjang : 232 mm
Dimensi Tinggi : 203 mm
Berat : 10.54 KG
CCA : 395
N-200
Pafecta

N-200

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 200 AH
Dimensi Panjang : 516 mm
Dimensi Tinggi : 219 mm
Berat : 35.03 KG
CCA : 1090
N-150
Pafecta

N-150

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 150 AH
Dimensi Panjang : 507 mm
Dimensi Tinggi : 211 mm
Berat : 27.8 KG
CCA : 870
N-120
Pafecta

N-120

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 120 AH
Dimensi Panjang : 502 mm
Dimensi Tinggi : 211 mm
Berat : 23.08 KG
CCA : 720
N-100
Pafecta

N-100

Tegangan : 12 V
Kapasitas : 100 AH
Dimensi Panjang : 408 mm
Dimensi Tinggi : 211 mm
Berat : 18.28 KG
CCA : 575

FAQ — Aki Yuasa Pafecta

Secara teknis, usia pakai sangat bergantung pada siklus pengisian alternator dan beban kelistrikan mobil. Pafecta ini mengusung teknologi dry charge, artinya pelat timahnya tidak akan aktif beroksidasi selama belum terkena elektrolit. Jika maintenance cairan presisi, masa pakainya bisa melampaui standar.
Wajib mutlak! Anda harus mengontrol berat jenis (specific gravity) dan volume elektrolit (H2SO4) agar tetap di antara ambang UPPER dan LOWER LEVEL. Kekurangan cairan membuat sel overheating, sementara kelebihan berisiko overspill yang memicu korosi terminal. Lap sisa kotoran dengan kain lembab untuk mencegah percikan statis (static spark).
Indikator utamanya adalah penurunan nilai Cold Cranking Amps (CCA). Gejala fisiknya, dinamo starter terasa berat saat cranking. Ini terjadi akibat Sulfation—mengerasnya kristal timbal sulfat pada pelat yang membuat resistensi internal aki naik drastis.
Mobil yang diam akan mengalami self-discharge. Data riset 95% aki mati konyol akibat undercharge berkepanjangan yang memicu sulfasi kronis. Solusi teknisnya: panaskan mesin secara rutin agar alternator dapat menyuplai tegangan ideal untuk merontokkan bibit sulfat.
Segera lakukan penggantian saat diukur menggunakan battery tester nilai CCA dan State of Health (SoH)-nya sudah drop di bawah batas toleransi, atau jika secara visual terlihat casing aki mulai melengkung (bulging), retak, dan sel di dalamnya rontok.