Rekomendasi aki Yuasa terbaik untuk Yamaha XSR 155. Temukan tipe aki yang tepat, spesifikasi lengkap, dan tips perawatan aki kendaraan Anda.
Dinamika berkendara pada Yamaha XSR 155 sangat dipengaruhi oleh karakteristik kompresi mesin saat starter awal. Pada situasi ini, respon cepat dan efisien dari sistem kelistrikan menjadi sangat krusial, terutama saat memulai perjalanan di pagi hari atau saat cuaca dingin. Dengan tenaga yang optimal, motor ini mampu memberikan performa yang memuaskan, memastikan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan di berbagai kondisi. Kendali yang baik dan akselerasi yang lancar menjadi kunci untuk menjelajahi jalanan perkotaan.
Aki MF-YTZ4-V adalah solusi ideal untuk mendukung performa Yamaha XSR 155 Anda. Dengan desain maintenance free, aki ini siap pakai dan dilengkapi dengan segel anti-tumpah, memudahkan Anda tanpa perlu khawatir tentang pengisian air. Kepraktisan ini sangat cocok untuk pengguna yang menginginkan kenyamanan dan efisiensi. Selain itu, aki ini memiliki toleransi panas ruang mesin tropis yang sangat baik, menjadikannya pilihan tepat untuk menghadapi berbagai kondisi cuaca.
| Tegangan (Voltage) | 12 V |
| Kapasitas (Capacity) | 3 AH |
| Cold Cranking Amps (CCA) | 64 |
| Panjang (Length) | 114 mm |
| Lebar (Width) | 71 mm |
| Tinggi (Height) | 86 mm |
| Berat (Weight) | 1.6 KG |
Aki ini mengadopsi teknologi VRLA (Valve Regulated Lead Acid). Karakteristiknya sangat minim penguapan dan langsung siap pakai (plug and play). Ideal dan berumur panjang untuk menunjang beban sensor dan sistem injeksi (FI) kelistrikan motor masa kini.
Tidak perlu ritual menambah air aki karena sistemnya tertutup. Namun, secara teknis Anda wajib memastikan output tegangan dari kiprok/regulator normal. Jika terjadi overcharge (di atas 14.5V), aki VRLA bisa melembung (over-pressurized).
Starter elektrik terasa sangat berat, atau indikator di speedometer (dan ECU pada motor injeksi) sering restart/berkedip sendiri saat tombol starter ditekan akibat tegangan drop parah di bawah 10 volt.
Formula 'Sulfate Stop' pada Yuasa MF sangat ampuh memperlambat sulfasi internal saat motor idle. Tapi jika ditinggal berbulan-bulan, sangat disarankan mencabut terminal negatif atau maintain menggunakan trickle charger otomatis.
Aki tipe tertutup ini tidak dirancang untuk diakali dengan suntikan cairan zuur tambahan. Jika di-charge voltasenya tetap drop saat diberi beban kerja starter, itu vonis mati; segera ganti baru untuk melindungi perangkat ECU motor.
Dinamika berkendara pada Yamaha XSR 155 sangat dipengaruhi oleh karakteristik kompresi mesin saat starter awal. Dengan mesin yang responsif dan performa tinggi, motor ini membutuhkan sistem kelistrikan yang optimal untuk memulai dengan baik. Menghadapi berbagai kondisi jalan, terutama saat cuaca tidak menentu, penting bagi pengendara untuk memastikan bahwa semua komponen berfungsi dengan baik. Aki yang handal menjadi kunci untuk memberikan tenaga yang dibutuhkan, sehingga pengalaman berkendara tetap menyenangkan dan tanpa kendala.
MF-YTZ5-S adalah solusi ideal untuk Yamaha XSR 155, dirancang sebagai aki maintenance free yang siap pakai. Dengan segel anti-tumpah, aki ini memberikan kemudahan penggunaan tanpa perlu menambah air aki secara rutin. Kepraktisan ini sangat cocok untuk pengendara yang menghargai kebebasan dan efisiensi. Selain itu, produk ini menawarkan CCA stabil yang menjamin performa optimal dalam berbagai kondisi, sehingga Anda dapat merasakan kebebasan berkendara tanpa khawatir akan masalah kelistrikan.
| Tegangan (Voltage) | 12 V |
| Kapasitas (Capacity) | 3.5 AH |
| Cold Cranking Amps (CCA) | 65 |
| Panjang (Length) | 114 mm |
| Lebar (Width) | 71 mm |
| Tinggi (Height) | 86 mm |
| Berat (Weight) | 1.6 KG |
Aki ini mengadopsi teknologi VRLA (Valve Regulated Lead Acid). Karakteristiknya sangat minim penguapan dan langsung siap pakai (plug and play). Ideal dan berumur panjang untuk menunjang beban sensor dan sistem injeksi (FI) kelistrikan motor masa kini.
Tidak perlu ritual menambah air aki karena sistemnya tertutup. Namun, secara teknis Anda wajib memastikan output tegangan dari kiprok/regulator normal. Jika terjadi overcharge (di atas 14.5V), aki VRLA bisa melembung (over-pressurized).
Starter elektrik terasa sangat berat, atau indikator di speedometer (dan ECU pada motor injeksi) sering restart/berkedip sendiri saat tombol starter ditekan akibat tegangan drop parah di bawah 10 volt.
Formula 'Sulfate Stop' pada Yuasa MF sangat ampuh memperlambat sulfasi internal saat motor idle. Tapi jika ditinggal berbulan-bulan, sangat disarankan mencabut terminal negatif atau maintain menggunakan trickle charger otomatis.
Aki tipe tertutup ini tidak dirancang untuk diakali dengan suntikan cairan zuur tambahan. Jika di-charge voltasenya tetap drop saat diberi beban kerja starter, itu vonis mati; segera ganti baru untuk melindungi perangkat ECU motor.