Aki Yuasa untuk Yamaha X-Ride

Rekomendasi aki Yuasa terbaik untuk Yamaha X-Ride. Temukan tipe aki yang tepat, spesifikasi lengkap, dan tips perawatan aki kendaraan Anda.

MAINTENANCE FREE BIKE YTZ4-V UNTUK YAMAHA X-RIDE.

Dalam menghadapi beban lalu lintas perkotaan yang padat, performa Motor Yamaha X-Ride sangat bergantung pada daya dukung sistem kelistrikan yang handal. Setiap kali Anda harus berhenti dan melanjutkan perjalanan, komponen elektronik yang canggih, seperti sensor dan ECU, berperan penting dalam menjaga kenyamanan berkendara. Dengan karakteristik tersebut, dibutuhkan aki yang mampu memenuhi kebutuhan energi secara optimal, memastikan bahwa semua fungsi kendaraan berjalan dengan lancar, dan mendukung pengalaman berkendara yang menyenangkan di setiap perjalanan.

Aki MF-YTZ4-V adalah pilihan ideal untuk memenuhi kebutuhan tersebut, menawarkan kepraktisan dan efisiensi yang tak tertandingi. Didesain khusus sebagai aki Maintenance Free, produk ini hadir dengan segel anti-tumpah, sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang menambah air aki. Dengan kemampuan CCA stabil, aki ini siap pakai dan dapat diandalkan untuk memberikan daya yang optimal, memungkinkan Motor Yamaha X-Ride Anda beroperasi dengan sempurna di berbagai kondisi.

Spesifikasi YTZ4-V
Tegangan (Voltage) 12 V
Kapasitas (Capacity) 3 AH
Cold Cranking Amps (CCA) 64
Panjang (Length) 114 mm
Lebar (Width) 71 mm
Tinggi (Height) 86 mm
Berat (Weight) 1.6 KG
Aki Yuasa YTZ4-V untuk Yamaha X-Ride
Tanya Jawab Perawatan Aki

Aki ini mengadopsi teknologi VRLA (Valve Regulated Lead Acid). Karakteristiknya sangat minim penguapan dan langsung siap pakai (plug and play). Ideal dan berumur panjang untuk menunjang beban sensor dan sistem injeksi (FI) kelistrikan motor masa kini.

Tidak perlu ritual menambah air aki karena sistemnya tertutup. Namun, secara teknis Anda wajib memastikan output tegangan dari kiprok/regulator normal. Jika terjadi overcharge (di atas 14.5V), aki VRLA bisa melembung (over-pressurized).

Starter elektrik terasa sangat berat, atau indikator di speedometer (dan ECU pada motor injeksi) sering restart/berkedip sendiri saat tombol starter ditekan akibat tegangan drop parah di bawah 10 volt.

Formula 'Sulfate Stop' pada Yuasa MF sangat ampuh memperlambat sulfasi internal saat motor idle. Tapi jika ditinggal berbulan-bulan, sangat disarankan mencabut terminal negatif atau maintain menggunakan trickle charger otomatis.

Aki tipe tertutup ini tidak dirancang untuk diakali dengan suntikan cairan zuur tambahan. Jika di-charge voltasenya tetap drop saat diberi beban kerja starter, itu vonis mati; segera ganti baru untuk melindungi perangkat ECU motor.

MAINTENANCE FREE BIKE YTZ5-S UNTUK YAMAHA X-RIDE.

Dinamika berkendara pada motor Yamaha X-Ride menghadapi tantangan berat di lingkungan perkotaan yang padat dengan lalu lintas stop-and-go. Dalam situasi seperti ini, performa mesin dan keandalan sistem kelistrikan sangat penting untuk menjaga kenyamanan dan keamanan berkendara. Dengan berbagai sensor dan ECU yang berfungsi optimal, motor ini mampu beradaptasi dengan cepat, memberikan pengalaman berkendara yang responsif dan menyenangkan. Semua ini mengharuskan penggunaan aki yang dapat diandalkan, terutama dalam kondisi lalu lintas yang tidak menentu.

Aki MF-YTZ5-S adalah pilihan sempurna untuk pemilik Yamaha X-Ride yang menginginkan kemudahan dan performa tinggi. Dengan desain maintenance free, aki ini tidak memerlukan penambahan air dan dilengkapi dengan segel anti-tumpah, sehingga siap digunakan kapan saja. Kepraktisan ini sangat penting bagi para pengendara yang menginginkan pengalaman berkendara tanpa repot. Ditambah lagi, aki ini mampu memberikan CCA stabil, memastikan daya yang konsisten untuk mendukung sistem kelistrikan modern motor Anda.

Spesifikasi YTZ5-S
Tegangan (Voltage) 12 V
Kapasitas (Capacity) 3.5 AH
Cold Cranking Amps (CCA) 65
Panjang (Length) 114 mm
Lebar (Width) 71 mm
Tinggi (Height) 86 mm
Berat (Weight) 1.6 KG
Aki Yuasa YTZ5-S untuk Yamaha X-Ride
Tanya Jawab Perawatan Aki

Aki ini mengadopsi teknologi VRLA (Valve Regulated Lead Acid). Karakteristiknya sangat minim penguapan dan langsung siap pakai (plug and play). Ideal dan berumur panjang untuk menunjang beban sensor dan sistem injeksi (FI) kelistrikan motor masa kini.

Tidak perlu ritual menambah air aki karena sistemnya tertutup. Namun, secara teknis Anda wajib memastikan output tegangan dari kiprok/regulator normal. Jika terjadi overcharge (di atas 14.5V), aki VRLA bisa melembung (over-pressurized).

Starter elektrik terasa sangat berat, atau indikator di speedometer (dan ECU pada motor injeksi) sering restart/berkedip sendiri saat tombol starter ditekan akibat tegangan drop parah di bawah 10 volt.

Formula 'Sulfate Stop' pada Yuasa MF sangat ampuh memperlambat sulfasi internal saat motor idle. Tapi jika ditinggal berbulan-bulan, sangat disarankan mencabut terminal negatif atau maintain menggunakan trickle charger otomatis.

Aki tipe tertutup ini tidak dirancang untuk diakali dengan suntikan cairan zuur tambahan. Jika di-charge voltasenya tetap drop saat diberi beban kerja starter, itu vonis mati; segera ganti baru untuk melindungi perangkat ECU motor.