Aki Yuasa untuk Yamaha Lexam 125 (2010)

Rekomendasi aki Yuasa terbaik untuk Yamaha Lexam 125 (2010). Temukan tipe aki yang tepat, spesifikasi lengkap, dan tips perawatan aki kendaraan Anda.

MAINTENANCE FREE BIKE YTZ5-S UNTUK YAMAHA LEXAM 125 (2010).

Dinamika berkendara pada Yamaha Lexam 125 (2010) sangat dipengaruhi oleh karakteristik kompresi mesin saat starter awal. Dalam kondisi perkotaan yang penuh tantangan, kemampuan mesin untuk menyala dengan cepat dan responsif menjadi sangat krusial. Saat menghadapi lalu lintas yang padat, motor ini perlu memiliki daya dorong yang optimal dari sistem kelistrikan untuk memastikan semua komponen elektronik berfungsi dengan baik. Hal ini menjadikan pilihan aki yang tepat sangat penting untuk mendukung performa dan kenyamanan berkendara di setiap perjalanan.

Sebagai solusi terbaik untuk kebutuhan Yamaha Lexam 125, aki MF-YTZ5-S hadir sebagai aki maintenance free yang praktis dan siap pakai. Dengan desain segel anti-tumpah dan tidak perlu penambahan air, aki ini menawarkan kemudahan dalam perawatan sehari-hari. Dikenal karena kinerjanya yang andal, aki ini dirancang untuk tahan lama dan mampu menghadapi toleransi panas ruang mesin tropis, sehingga memastikan motor Anda selalu siap untuk menjelajah.

Spesifikasi YTZ5-S
Tegangan (Voltage) 12 V
Kapasitas (Capacity) 3.5 AH
Cold Cranking Amps (CCA) 65
Panjang (Length) 114 mm
Lebar (Width) 71 mm
Tinggi (Height) 86 mm
Berat (Weight) 1.6 KG
Aki Yuasa YTZ5-S untuk Yamaha Lexam 125 (2010)
Tanya Jawab Perawatan Aki

Aki ini mengadopsi teknologi VRLA (Valve Regulated Lead Acid). Karakteristiknya sangat minim penguapan dan langsung siap pakai (plug and play). Ideal dan berumur panjang untuk menunjang beban sensor dan sistem injeksi (FI) kelistrikan motor masa kini.

Tidak perlu ritual menambah air aki karena sistemnya tertutup. Namun, secara teknis Anda wajib memastikan output tegangan dari kiprok/regulator normal. Jika terjadi overcharge (di atas 14.5V), aki VRLA bisa melembung (over-pressurized).

Starter elektrik terasa sangat berat, atau indikator di speedometer (dan ECU pada motor injeksi) sering restart/berkedip sendiri saat tombol starter ditekan akibat tegangan drop parah di bawah 10 volt.

Formula 'Sulfate Stop' pada Yuasa MF sangat ampuh memperlambat sulfasi internal saat motor idle. Tapi jika ditinggal berbulan-bulan, sangat disarankan mencabut terminal negatif atau maintain menggunakan trickle charger otomatis.

Aki tipe tertutup ini tidak dirancang untuk diakali dengan suntikan cairan zuur tambahan. Jika di-charge voltasenya tetap drop saat diberi beban kerja starter, itu vonis mati; segera ganti baru untuk melindungi perangkat ECU motor.