Aki Yuasa untuk Yamaha Gear 125 (type Standar)

Rekomendasi aki Yuasa terbaik untuk Yamaha Gear 125 (type Standar). Temukan tipe aki yang tepat, spesifikasi lengkap, dan tips perawatan aki kendaraan Anda.

MAINTENANCE FREE BIKE YTZ4-V UNTUK YAMAHA GEAR 125 (TYPE STANDAR).

Dinamika berkendara dengan Yamaha Gear 125 di tengah beban lalu lintas perkotaan menghadirkan tantangan tersendiri. Dalam situasi stop-and-go yang sering terjadi, setiap detik sangat berharga. Aki yang kuat dan responsif sangat diperlukan untuk memastikan motor tetap dapat diandalkan saat memulai mesinnya di setiap kesempatan. Dengan kompresi mesin yang optimal, Yamaha Gear 125 mampu memberikan performa yang diharapkan, menjadikannya pilihan tepat untuk pengguna yang sering berada di jalanan sibuk.

Sebagai solusi terbaik, aki MF-YTZ4-V siap memenuhi kebutuhan Anda dengan kepraktisan yang ditawarkan. Didesain dengan segel anti-tumpah, aki ini tidak hanya siap pakai, tetapi juga tidak memerlukan perawatan rutin, sehingga Anda dapat berkendara tanpa khawatir. Dengan daya tahan yang mumpuni, aki ini memastikan CCA stabil untuk memberikan performa optimal pada setiap perjalanan, menjadikan Yamaha Gear 125 Anda lebih dapat diandalkan dalam berbagai kondisi.

Spesifikasi YTZ4-V
Tegangan (Voltage) 12 V
Kapasitas (Capacity) 3 AH
Cold Cranking Amps (CCA) 64
Panjang (Length) 114 mm
Lebar (Width) 71 mm
Tinggi (Height) 86 mm
Berat (Weight) 1.6 KG
Aki Yuasa YTZ4-V untuk Yamaha Gear 125 (type Standar)
Tanya Jawab Perawatan Aki

Aki ini mengadopsi teknologi VRLA (Valve Regulated Lead Acid). Karakteristiknya sangat minim penguapan dan langsung siap pakai (plug and play). Ideal dan berumur panjang untuk menunjang beban sensor dan sistem injeksi (FI) kelistrikan motor masa kini.

Tidak perlu ritual menambah air aki karena sistemnya tertutup. Namun, secara teknis Anda wajib memastikan output tegangan dari kiprok/regulator normal. Jika terjadi overcharge (di atas 14.5V), aki VRLA bisa melembung (over-pressurized).

Starter elektrik terasa sangat berat, atau indikator di speedometer (dan ECU pada motor injeksi) sering restart/berkedip sendiri saat tombol starter ditekan akibat tegangan drop parah di bawah 10 volt.

Formula 'Sulfate Stop' pada Yuasa MF sangat ampuh memperlambat sulfasi internal saat motor idle. Tapi jika ditinggal berbulan-bulan, sangat disarankan mencabut terminal negatif atau maintain menggunakan trickle charger otomatis.

Aki tipe tertutup ini tidak dirancang untuk diakali dengan suntikan cairan zuur tambahan. Jika di-charge voltasenya tetap drop saat diberi beban kerja starter, itu vonis mati; segera ganti baru untuk melindungi perangkat ECU motor.