Aki Yuasa untuk SUZUKI Titan FW 115 D/FD/CW

Rekomendasi aki Yuasa terbaik untuk SUZUKI Titan FW 115 D/FD/CW. Temukan tipe aki yang tepat, spesifikasi lengkap, dan tips perawatan aki kendaraan Anda.

YUMICRON & CONVENTIONAL YB5L-B-(BA) UNTUK SUZUKI TITAN FW 115 D/FD/CW.

Dalam menghadapi tantangan lalu lintas perkotaan, motor SUZUKI Titan FW 115 D/FD/CW memerlukan performa optimal dari setiap komponen, terutama pada sistem starter. Dengan karakteristik kompresi mesin yang kuat, motor ini membutuhkan dukungan dari aki yang mampu memberikan daya besar dengan cepat. Sebuah aki yang tepat akan memastikan Anda tidak mengalami kesulitan saat memulai mesin, terutama pada momen-momen kritis di tengah kesibukan kota yang padat.

Aki C-YB5L-B-(BA) hadir sebagai solusi ideal untuk kendaraan Anda, menawarkan durabilitas pelat aki yang unggul dan kemudahan aktivasi melalui proses Dry Charged. Dengan desain yang memperhatikan performa pengapian tinggi, aki ini siap mendukung kebutuhan kelistrikan yang meningkat pada motor Anda. Selain itu, aki ini dirancang untuk tahan terhadap toleransi panas ruang mesin tropis, memastikan Anda mendapatkan keandalan di segala kondisi.

Spesifikasi YB5L-B-(BA)
Tegangan (Voltage) 12 V
Kapasitas (Capacity) 5 AH
Cold Cranking Amps (CCA) 60
Panjang (Length) 121 mm
Lebar (Width) 61 mm
Tinggi (Height) 131 mm
Berat (Weight) 1.9 KG
Aki Yuasa YB5L-B-(BA) untuk SUZUKI Titan FW 115 D/FD/CW
Tanya Jawab Perawatan Aki

Usia pakai sangat bergantung pada spesifikasi spul (stator) dan kiprok (regulator/rectifier). Menggunakan sistem dry charge, penyimpanannya dijamin tanpa degradasi. Jika sistem kelistrikan motor sehat, usianya bisa sangat panjang.

Wajib kontrol ketat. Panas area mesin dan proses charging alami membuat elektrolit rentan menguap. Pastikan cairan berada presisi di garis UPPER dan LOWER. Jika sampai kering, pelat sel akan melengkung (warping) dan rontok.

Relay starter hanya berbunyi 'cethak-cethak' tapi dinamo gagal berputar. Ini pertanda suplai ampere sudah tidak sanggup mengangkat beban akibat selimut kristal sulfat (Sulfation) di penampang pelat.

Penyakit utama motor garasi adalah self-discharge. Untungnya, tipe ini dibekali formula kimia 'Sulfate Stop' untuk menekan kristalisasi. Namun secara mekanis, mesin tetap wajib dipanaskan agar ada siklus pengisian arus dari spul ke aki.

Ketika tegangan aki diukur gampang sekali drop, dan saat di-charge menggunakan trafo sudah tidak mampu lagi menyimpan arus (sel mati total akibat sulfasi parah).