Rekomendasi aki Yuasa terbaik untuk SUZUKI Shogun Axelo 125 Str/RR/SP. Temukan tipe aki yang tepat, spesifikasi lengkap, dan tips perawatan aki kendaraan Anda.
Dinamika berkendara pada motor SUZUKI Shogun Axelo 125 Str/RR/SP sangat dipengaruhi oleh karakteristik kompresi mesin saat starter awal. Dengan performa mesin yang responsif dan daya dorong yang optimal, motor ini dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi jalan, baik di perkotaan maupun di jalur yang lebih terbuka. Ketika memutar kunci kontak, suara starter yang halus dan cepat menunjukkan bahwa mesin siap beraksi, memastikan pengendara dapat merasakan kebebasan yang sejati dalam setiap perjalanan.
Sebagai solusi terbaik untuk kebutuhan aki motor ini, MF-YTZ4-V menawarkan kepraktisan yang tak tertandingi dengan desain maintenance free. Dengan segel anti-tumpah dan siap pakai, aki ini memastikan bahwa pengendara tidak perlu khawatir tentang menambah air aki. Dikenal dengan toleransi panas ruang mesin tropis yang baik, produk ini memberikan daya yang stabil dan andal, sehingga pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman dan tanpa hambatan.
| Tegangan (Voltage) | 12 V |
| Kapasitas (Capacity) | 3 AH |
| Cold Cranking Amps (CCA) | 64 |
| Panjang (Length) | 114 mm |
| Lebar (Width) | 71 mm |
| Tinggi (Height) | 86 mm |
| Berat (Weight) | 1.6 KG |
Aki ini mengadopsi teknologi VRLA (Valve Regulated Lead Acid). Karakteristiknya sangat minim penguapan dan langsung siap pakai (plug and play). Ideal dan berumur panjang untuk menunjang beban sensor dan sistem injeksi (FI) kelistrikan motor masa kini.
Tidak perlu ritual menambah air aki karena sistemnya tertutup. Namun, secara teknis Anda wajib memastikan output tegangan dari kiprok/regulator normal. Jika terjadi overcharge (di atas 14.5V), aki VRLA bisa melembung (over-pressurized).
Starter elektrik terasa sangat berat, atau indikator di speedometer (dan ECU pada motor injeksi) sering restart/berkedip sendiri saat tombol starter ditekan akibat tegangan drop parah di bawah 10 volt.
Formula 'Sulfate Stop' pada Yuasa MF sangat ampuh memperlambat sulfasi internal saat motor idle. Tapi jika ditinggal berbulan-bulan, sangat disarankan mencabut terminal negatif atau maintain menggunakan trickle charger otomatis.
Aki tipe tertutup ini tidak dirancang untuk diakali dengan suntikan cairan zuur tambahan. Jika di-charge voltasenya tetap drop saat diberi beban kerja starter, itu vonis mati; segera ganti baru untuk melindungi perangkat ECU motor.