Rekomendasi aki Yuasa terbaik untuk SUZUKI Satria 120R/HIU. Temukan tipe aki yang tepat, spesifikasi lengkap, dan tips perawatan aki kendaraan Anda.
Dalam menghadapi beban lalu lintas perkotaan yang sering kali padat dan berisiko, Motor SUZUKI Satria 120R/HIU membutuhkan performa yang optimal untuk menjaga kestabilan dan kecepatan. Dinamika berkendara yang terhambat oleh stop-and-go dapat mempengaruhi efisiensi mesin serta daya listrik yang dibutuhkan oleh berbagai komponen. Dengan karakteristik kinerja yang tangguh, motor ini memerlukan sistem kelistrikan yang handal agar tetap dapat berfungsi dengan baik di setiap situasi, baik saat berkendara santai maupun dalam kondisi lalu lintas yang menuntut.
Sebagai solusi ideal untuk memenuhi kebutuhan tersebut, aki C-YB5L-B-(BA) menawarkan durabilitas pelat aki yang mengesankan dan kemudahan aktivasi yang praktis. Dikenal dalam kategori aki konvensional, produk ini dirancang untuk memberikan performa pengapian tinggi, yang sangat dibutuhkan oleh SUZUKI Satria 120R/HIU. Dengan toleransi panas ruang mesin tropis yang baik, aki ini akan memastikan bahwa motor Anda tetap bertenaga dan siap melaju di segala kondisi.
| Tegangan (Voltage) | 12 V |
| Kapasitas (Capacity) | 5 AH |
| Cold Cranking Amps (CCA) | 60 |
| Panjang (Length) | 121 mm |
| Lebar (Width) | 61 mm |
| Tinggi (Height) | 131 mm |
| Berat (Weight) | 1.9 KG |
Usia pakai sangat bergantung pada spesifikasi spul (stator) dan kiprok (regulator/rectifier). Menggunakan sistem dry charge, penyimpanannya dijamin tanpa degradasi. Jika sistem kelistrikan motor sehat, usianya bisa sangat panjang.
Wajib kontrol ketat. Panas area mesin dan proses charging alami membuat elektrolit rentan menguap. Pastikan cairan berada presisi di garis UPPER dan LOWER. Jika sampai kering, pelat sel akan melengkung (warping) dan rontok.
Relay starter hanya berbunyi 'cethak-cethak' tapi dinamo gagal berputar. Ini pertanda suplai ampere sudah tidak sanggup mengangkat beban akibat selimut kristal sulfat (Sulfation) di penampang pelat.
Penyakit utama motor garasi adalah self-discharge. Untungnya, tipe ini dibekali formula kimia 'Sulfate Stop' untuk menekan kristalisasi. Namun secara mekanis, mesin tetap wajib dipanaskan agar ada siklus pengisian arus dari spul ke aki.
Ketika tegangan aki diukur gampang sekali drop, dan saat di-charge menggunakan trafo sudah tidak mampu lagi menyimpan arus (sel mati total akibat sulfasi parah).