Aki Yuasa untuk Kawasaki ZX-130 (2010)

Rekomendasi aki Yuasa terbaik untuk Kawasaki ZX-130 (2010). Temukan tipe aki yang tepat, spesifikasi lengkap, dan tips perawatan aki kendaraan Anda.

MAINTENANCE FREE BIKE YTZ4-V UNTUK KAWASAKI ZX-130 (2010).

Dinamika berkendara pada Kawasaki ZX-130 (2010) menghadapi tantangan beban lalu lintas perkotaan yang seringkali penuh dengan situasi stop-and-go. Dalam kondisi ini, performa mesin dan sistem kelistrikan sangat berpengaruh terhadap kenyamanan berkendara. Kemampuan motor ini untuk beradaptasi dengan perubahan kecepatan yang cepat dan beragam kondisi jalan membuatnya menjadi pilihan ideal bagi pengendara yang menginginkan fleksibilitas dan responsivitas yang tinggi. Terlebih lagi, sistem kelistrikan yang handal sangat penting untuk mendukung semua fitur modern yang ada pada motor ini.

MF-YTZ4-V merupakan solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan daya pada Kawasaki ZX-130 Anda. Aki ini dirancang dengan teknologi maintenance free yang memberikan kepraktisan, sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang pengisian air secara berkala. Dilengkapi dengan segel anti-tumpah, aki ini siap pakai dan dapat diandalkan dalam berbagai kondisi. Keunggulan lainnya adalah toleransi panas ruang mesin tropis yang membuatnya mampu beroperasi dengan optimal bahkan di iklim yang ekstrem.

Spesifikasi YTZ4-V
Tegangan (Voltage) 12 V
Kapasitas (Capacity) 3 AH
Cold Cranking Amps (CCA) 64
Panjang (Length) 114 mm
Lebar (Width) 71 mm
Tinggi (Height) 86 mm
Berat (Weight) 1.6 KG
Aki Yuasa YTZ4-V untuk Kawasaki ZX-130 (2010)
Tanya Jawab Perawatan Aki

Aki ini mengadopsi teknologi VRLA (Valve Regulated Lead Acid). Karakteristiknya sangat minim penguapan dan langsung siap pakai (plug and play). Ideal dan berumur panjang untuk menunjang beban sensor dan sistem injeksi (FI) kelistrikan motor masa kini.

Tidak perlu ritual menambah air aki karena sistemnya tertutup. Namun, secara teknis Anda wajib memastikan output tegangan dari kiprok/regulator normal. Jika terjadi overcharge (di atas 14.5V), aki VRLA bisa melembung (over-pressurized).

Starter elektrik terasa sangat berat, atau indikator di speedometer (dan ECU pada motor injeksi) sering restart/berkedip sendiri saat tombol starter ditekan akibat tegangan drop parah di bawah 10 volt.

Formula 'Sulfate Stop' pada Yuasa MF sangat ampuh memperlambat sulfasi internal saat motor idle. Tapi jika ditinggal berbulan-bulan, sangat disarankan mencabut terminal negatif atau maintain menggunakan trickle charger otomatis.

Aki tipe tertutup ini tidak dirancang untuk diakali dengan suntikan cairan zuur tambahan. Jika di-charge voltasenya tetap drop saat diberi beban kerja starter, itu vonis mati; segera ganti baru untuk melindungi perangkat ECU motor.