Aki Yuasa untuk Kawasaki K3/K4 (1998)

Rekomendasi aki Yuasa terbaik untuk Kawasaki K3/K4 (1998). Temukan tipe aki yang tepat, spesifikasi lengkap, dan tips perawatan aki kendaraan Anda.

YUMICRON & CONVENTIONAL 6N4-2A-4 UNTUK KAWASAKI K3/K4 (1998).

Dinamika berkendara pada Motor Kawasaki K3/K4 (1998) mengharuskan pemiliknya untuk mempertimbangkan berbagai faktor, terutama ketika menghadapi kondisi lalu lintas perkotaan yang padat. Stop-and-go yang sering terjadi memerlukan perangkat kelistrikan yang responsif dan efisien, sehingga pengendara dapat tetap merasakan performa optimal saat berkendara. Melalui sistem starter yang handal, motor ini mampu mengatasi tantangan tersebut, memastikan bahwa setiap perjalanan dimulai dengan lancar tanpa kendala.

Sebagai solusi ideal untuk kebutuhan tersebut, aki C-6N4-2A-4 menawarkan performa yang tak tertandingi. Aki tipe Conventional ini dirancang dengan pelat aki yang sangat durabel, menjamin aktivasi yang mudah dan performa pengapian yang tinggi. Dengan daya tahan terhadap toleransi panas ruang mesin tropis, aki ini siap memberikan tenaga maksimal untuk semua kebutuhan kelistrikan kendaraan Anda, menjadikannya pilihan yang tepat bagi pengguna Kawasaki K3/K4 yang menginginkan keandalan dan daya tahan jangka panjang.

Spesifikasi 6N4-2A-4
Tegangan (Voltage) 6 V
Kapasitas (Capacity) 4 AH
Panjang (Length) 71 mm
Lebar (Width) 71 mm
Tinggi (Height) 96 mm
Berat (Weight) 0.8 KG
Aki Yuasa 6N4-2A-4 untuk Kawasaki K3/K4 (1998)
Tanya Jawab Perawatan Aki

Usia pakai sangat bergantung pada spesifikasi spul (stator) dan kiprok (regulator/rectifier). Menggunakan sistem dry charge, penyimpanannya dijamin tanpa degradasi. Jika sistem kelistrikan motor sehat, usianya bisa sangat panjang.

Wajib kontrol ketat. Panas area mesin dan proses charging alami membuat elektrolit rentan menguap. Pastikan cairan berada presisi di garis UPPER dan LOWER. Jika sampai kering, pelat sel akan melengkung (warping) dan rontok.

Relay starter hanya berbunyi 'cethak-cethak' tapi dinamo gagal berputar. Ini pertanda suplai ampere sudah tidak sanggup mengangkat beban akibat selimut kristal sulfat (Sulfation) di penampang pelat.

Penyakit utama motor garasi adalah self-discharge. Untungnya, tipe ini dibekali formula kimia 'Sulfate Stop' untuk menekan kristalisasi. Namun secara mekanis, mesin tetap wajib dipanaskan agar ada siklus pengisian arus dari spul ke aki.

Ketika tegangan aki diukur gampang sekali drop, dan saat di-charge menggunakan trafo sudah tidak mampu lagi menyimpan arus (sel mati total akibat sulfasi parah).