Aki Yuasa untuk HONDA CR-V All New

Rekomendasi aki Yuasa terbaik untuk HONDA CR-V All New. Temukan tipe aki yang tepat, spesifikasi lengkap, dan tips perawatan aki kendaraan Anda.

MAINTENANCE FREE CAR NS-60L(S) UNTUK HONDA CR-V ALL NEW.

Dalam menghadapi tantangan lalu lintas perkotaan yang padat, setiap kendaraan, termasuk Honda CR-V All New, memerlukan performa optimal dari sistem kelistrikan. Dengan banyaknya fitur modern seperti sensor, ECU, dan AC yang bekerja secara bersamaan, dibutuhkan daya yang konsisten untuk menjaga kinerja mesin dan kenyamanan pengemudi. Setiap detik dalam perjalanan stop-and-go ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan kendaraan Anda, dan komponen yang tepat menjadi penentu utama dalam pengalaman berkendara yang lebih baik.

Sebagai solusi yang tepat, aki MF-NS-60L(S) hadir sebagai pilihan terbaik untuk Honda CR-V All New Anda. Dengan desain maintenance free yang memungkinkan Anda menikmati kepraktisan tanpa repot menambah air aki, produk ini dilengkapi dengan segel anti-tumpah yang memastikan kinerjanya tetap stabil. Siap pakai dan dirancang untuk memberikan CCA stabil, aki ini memastikan kendaraan Anda siap menghadapi berbagai kondisi, memberikan performa yang dapat diandalkan dalam setiap perjalanan.

Spesifikasi NS-60L(S)
Tegangan (Voltage) 12 V
Kapasitas (Capacity) 45 AH
Cold Cranking Amps (CCA) 385
Panjang (Length) 238 mm
Lebar (Width) 129 mm
Tinggi (Height) 202 mm
Berat (Weight) 12.35 KG
Aki Yuasa NS-60L(S) untuk HONDA CR-V All New
Tanya Jawab Perawatan Aki

Aki ini dirancang menggunakan pelat paduan khusus yang tingkat water loss-nya sangat minim. Sangat ideal dan tangguh untuk kompartemen mesin mobil modern di iklim tropis yang memiliki tingkat heat soak (paparan panas) tinggi.

Meski bebas isi ulang air aki, ini bukan berarti bebas cek tegangan. Anda tetap harus menginspeksi mata aki (built-in hydrometer indicator). Pastikan juga output alternator stabil di angka 13.8V - 14.4V agar siklus charging aki sempurna.

Cukup pantau indikator di mata aki. Jika berubah warna menjadi putih, itu menandakan tegangan standby atau berat jenis elektrolit di dalam sel sudah drop di bawah standar operasional.

Untuk mencegah voltase drop terlalu dalam akibat parasitic drain dari sistem alarm atau ECU saat mobil diam, pantau indikatornya. Jika mulai memutih, lakukan intervensi dengan menyetrum ulang menggunakan smart charger khusus aki MF untuk melakukan desulfasi.

Ketika aki sudah di-charge penuh namun indikator tetap putih, atau saat di-load test voltasenya langsung anjlok (internal resistance kelewat tinggi). Jangan diakali, segera ganti sebelum merusak dinamo starter.