Rekomendasi aki Yuasa terbaik untuk Honda CBR 250RR All New. Temukan tipe aki yang tepat, spesifikasi lengkap, dan tips perawatan aki kendaraan Anda.
Dinamika berkendara pada Honda CBR 250RR All New menawarkan pengalaman yang tak tertandingi, terutama dalam menghadapi beban lalu lintas perkotaan yang sering kali macet. Dalam situasi stop-and-go, performa mesin dan responsivitas akselerasi sangat bergantung pada sistem kelistrikan yang handal. Kekuatan starter yang optimal menjadi kunci untuk memastikan kendaraan tetap bertenaga, terutama saat memulai dari keadaan berhenti. Dengan karakteristik kompresi mesin yang tinggi, pengendara dapat merasakan kebebasan sejati saat melaju di jalanan kota, menjadikan setiap perjalanan penuh semangat dan gaya.
MF-YTZ8-V hadir sebagai solusi terbaik untuk mendukung performa Honda CBR 250RR All New Anda. Aki jenis Maintenance Free ini dirancang untuk memberikan kepraktisan maksimal tanpa perlu menambah air aki, dilengkapi dengan segel anti-tumpah dan siap pakai. Dengan teknologi canggih yang memastikan CCA stabil, Anda dapat mengandalkan daya tahan dan performa sistem kelistrikan motor Anda, menjadikan setiap perjalanan lebih nyaman dan aman. Pilihlah MF-YTZ8-V dan nikmati kebebasan berkendara tanpa khawatir tentang perawatan aki.
| Tegangan (Voltage) | 12 V |
| Kapasitas (Capacity) | 7 AH |
| Cold Cranking Amps (CCA) | 120 |
| Panjang (Length) | 114 mm |
| Lebar (Width) | 71 mm |
| Tinggi (Height) | 131 mm |
| Berat (Weight) | 2.7 KG |
Aki ini mengadopsi teknologi VRLA (Valve Regulated Lead Acid). Karakteristiknya sangat minim penguapan dan langsung siap pakai (plug and play). Ideal dan berumur panjang untuk menunjang beban sensor dan sistem injeksi (FI) kelistrikan motor masa kini.
Tidak perlu ritual menambah air aki karena sistemnya tertutup. Namun, secara teknis Anda wajib memastikan output tegangan dari kiprok/regulator normal. Jika terjadi overcharge (di atas 14.5V), aki VRLA bisa melembung (over-pressurized).
Starter elektrik terasa sangat berat, atau indikator di speedometer (dan ECU pada motor injeksi) sering restart/berkedip sendiri saat tombol starter ditekan akibat tegangan drop parah di bawah 10 volt.
Formula 'Sulfate Stop' pada Yuasa MF sangat ampuh memperlambat sulfasi internal saat motor idle. Tapi jika ditinggal berbulan-bulan, sangat disarankan mencabut terminal negatif atau maintain menggunakan trickle charger otomatis.
Aki tipe tertutup ini tidak dirancang untuk diakali dengan suntikan cairan zuur tambahan. Jika di-charge voltasenya tetap drop saat diberi beban kerja starter, itu vonis mati; segera ganti baru untuk melindungi perangkat ECU motor.